Dari Sukapura ke Tasikmalaya

Setelah berpindah-pindah, pada tahun 1901 pusat pemerintahan  Sukapura dipindahkan dari Manonjaya ke kota Tasikmalaya sekarang yang saat itu belum bernama Tasikmalaya. Sebutan Tasikmalaya baru digunakan tahun 1913.

Rumah Asisten Residen Tasikmalaya (Lap.Kabupaten), 1880. Sekarang alun-alun Tasikmalaya (http://forum.tasikmalayakota.go.id/)

Rumah Asisten Residen Tasikmalaya (Lap.Kabupaten), 1880. Sekarang alun-alun Tasikmalaya (http://forum.tasikmalayakota.go.id/)

Pusat kota Tasikmalaya, pada mulanya tidak di tempat yang sekarang kita kenal sebagai kota Tasikmalaya, akan tetapi terletak di sebelah selatannya di kecamatan Sukaraja. Pada saat itu belum bernama Tasikmalaya akan tetapi bernama Sukapura. Sebutan Sukapura berasal dari kara “Soka Pura” yang berarti “Jejer Karaton” atau Tiangnya Istana {soka = tiang, pura = istana) 1)

Setelah berpindah-pindah dari Sukaraja ke Banjar, lalu ke Manonjaya, maka pada tanggal 1 Oktober 1901, oleh Bupati Wiratanuwangsa (1901-1908),  pusat pemerintahan dipindahkan dari Manonjaya ke kota Tasikmalaya sekarang. Akan tetapi namanya masih tetap Sukapura. Baru pada pemerintahan Bupati Wiratanuningrat (1908-1937), tahun 1913 nama kabupaten Sukapura diganti menjadi kabupaten Tasikmalaya.

Dalam buku Pangeling-ngeling 300 Taun Ngadegna Kabupaten  Sukapura (Tasikmalaya) dikatakan bahwa sebutan Tasikmalaya berasal dari kata “tasik” yang berarti “situ” atau danau dan “malaya” yang artinya gunung 2). (Di samping itu ada pula yang mengatakan sebutan Tasikmalaya berasal dari kata “keusik ngalayah” yang berarti  “pasir berserakan”,  akibat letusan gunung Galunggung).

————————————————————————-
1,2. Patih Rd. Sastranegara. Pangeling-ngeling 300 Taun ngadegna Kabupaten Sukapura (Tasikmalaya), 1933.

Blogged with the Flock Browser

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.